👀 Pengunjung Hari Ini: 0
Logo Anak Bintang School Sleman

Anak Bintang School

Memuat AI Greeting...
Bermain Seperti Dulu, Berkembang untuk Masa Depan
📚 Artikel Edukasi
Artikel Anak Bintang School

Bermain Seperti Dulu, Berkembang untuk Masa Depan

Ruang Artikel 2026-07-15 | 09:30:00

PAUDPEDIA— Ayah, Bunda, dan Kawan PAUD, permainan tradisional bukan sekadar permainan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Di balik kesederhanaannya, permainan tradisional menyimpan banyak manfaat bagi tumbuh kembang anak usia dini. Melalui kegiatan bermain yang menyenangkan, anak dapat belajar bergerak, bersosialisasi, berpikir, hingga mengelola emosi secara alami. Oleh karena itu, permainan tradisional tetap relevan untuk dikenalkan kepada anak sebagai bagian dari proses belajar sehari-hari.

Berikut beberapa manfaat permainan tradisional bagi perkembangan anak.

Permainan tradisional mendorong anak untuk banyak bergerak, seperti berlari, melompat, melempar, menangkap, maupun menjaga keseimbangan tubuh. Aktivitas ini membantu melatih motorik kasar dan motorik halus, sekaligus mendukung pertumbuhan fisik anak agar lebih sehat, aktif, dan percaya diri.

Sebagian besar permainan tradisional dilakukan secara berkelompok. Saat bermain, anak belajar menunggu giliran, bekerja sama, berbagi peran, mengikuti aturan, serta menghargai teman. Pengalaman tersebut membantu mengembangkan kemampuan sosial dan membangun sikap saling menghormati sejak usia dini.

Dalam permainan, anak tidak selalu menjadi pemenang. Ada kalanya anak harus menerima kekalahan, menunggu giliran, atau mencoba kembali setelah gagal. Pengalaman ini membantu anak belajar bersabar, mengendalikan emosi, menerima hasil dengan lapang dada, serta menjadi lebih tangguh dalam menghadapi berbagai situasi.

Anak Belajar Berpikir Kritis dan Berkomunikasi

Banyak permainan tradisional melibatkan kegiatan berhitung, menyusun strategi, membuat kesepakatan, hingga berdiskusi dengan teman. Melalui aktivitas tersebut, anak belajar memecahkan masalah, menyampaikan pendapat, mendengarkan orang lain, dan mengembangkan kemampuan berbahasa secara alami.

Permainan Tradisional Membantu Anak Berkembang Secara Menyeluruh

Selain memberikan kesenangan, permainan tradisional juga mendukung perkembangan anak secara utuh. Anak belajar bergerak aktif, bersosialisasi, mengelola emosi, berpikir, dan berkomunikasi dalam waktu yang bersamaan. Inilah yang menjadikan permainan tradisional sebagai salah satu bentuk pembelajaran yang dekat dengan kehidupan anak dan tetap relevan hingga saat ini.

Yuk, Ayah, Bunda, dan Kawan PAUD, hidupkan kembali permainan tradisional di rumah maupun di satuan PAUD. Dari permainan yang sederhana, anak dapat memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus membangun berbagai keterampilan penting sebagai bekal kehidupannya di masa depan.

Aulia, D., & Sudaryanti, S. (2023). Peran permainan tradisional dalam meningkatkan sosial emosional anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 4565–4574. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i4.4056 

Cendana, H., & Suryana, D. (2021). Pengembangan permainan tradisional untuk meningkatkan kemampuan bahasa anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 771–778. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i2.1516 

Darmawati, N. B., & Widyasari, C. (2022). Permainan tradisional engklek dalam meningkatkan motorik kasar anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 6827–6836. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.3487

PAUDPEDIA— Ayah, Bunda, dan Kawan PAUD, permainan tradisional bukan sekadar permainan y...

TANGERANG SELATAN, PAUDPEDIA — Sebanyak 187 satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari seluruh w...

Ruang Artikel 2026-07-15 | 07:30:00

PAUDPEDIA— Ayah, Bunda, dan Kawan PAUD, bermain merupakan bagian penting dalam kehidupa...

PAUDPEDIA Jakarta – Pemerintah secara resmi meluncurkan Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman Anak (Gernas RANA) d...

MALANG PAUDPEDIA – Di tengah hiruk-pikuk dunia yang bergerak serba cepat, layar gawai kini menjadi jendela sekaligu...

Bagikan artikel ini
WhatsApp